2018 Fashion Icon

Ira Duaty: Tokoh Pengisi Suara dalam Ajang Peragaan Busana di Indonesia

Peraih juara pertama dalam ajang Wajah Femina tahun 1987 mulai melambungkan namanya. Setelah ajang tersebut Ira mulai menekuni bakatnya di dunia Fashion yang sudah ia kenal sejak SMA dulu. Pada tahun 1999 Ira pertama menjadi seorang MC di acara Fashion, meski awalnya terasa gugup namun seiring berjalanya waktu Ira mulai terbiasa. Di tahun yang sama juga, Ira mulai diperkenalkan dengan istilah Voice Over oleh seorang Koreografer. Memandu acara Fashion dari belakang panggung untuk kali pertama dalam sebuah peragaan busana milik seorang Designer kala itu menjadi pegalaman pertamanya. Saat ini Ira sudah dikenal menjadi pengisi suara di ajang Fashion Show ternama di Tanah Air dengan suara elegan dan tegasnya yang menjadi cirri Khasnya.

Guruh Soekarno Putra: Tokoh Pelopor Koreografi yang Mengkolaborasikan Pagelaran Busana dengan Musik dan Tarian Berbasis Budaya.

Anak dari Presiden pertama Republik Indonesia ini memang terlahir sebagai seorang seniman. Terbukti saat usia 5 tahun Guruh sudah belajar menari Jawa, Sunda, Bali dan mementaskan tariannya di atas panggung. Pada tahun 1977, Guruh mendirikan sebuah organisasi pemuda di bidang kesenian dan banyak membawa pengaruh baik untuk pemuda-pemudi saat itu untuk menyukai kesenian. Pada tahun 1979 pertama kalinya Guruh mengadakan pagelaran Karya Cipta dan darisana pagelaran itu berlanjut sampai tahun 1986 yang berjudul Gilang Indonesia Gemilang. Dalam bermusik pun Guntur tidak kalah cemerlang. Tahun 1976 lagu berjudul Renjana menjadi juara pertama tingkat Nasional dan mewakili Indonesia di Tokyo Jepang dalam Festival World Popular Song. Jiwa seni dalam dirinya memang tidak bisa dipungkiri, dalam dunia Fashion pun Guntur terkenal sebagai seorang Designer Batik. Pada tahun 1999 Guntur mendirikan sebuah perusahaan Dari sana, banyak karya batik dihasilkan dengan ciri khas, baik klasik maupun modern tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar batik itu sendiri.

Eddy Betty: Tokoh Desainer yang Mempopulerkan Kebaya Bustier

Designer Kelahiran Jambi, 1970 ini sudah lama terjun dalam dunia Fashion. Pada tahun 1989 ia mendapatkan gelar juara pertama di acara Fashion Design Competition. Dari sana namanya mulai dikenal. Eddy menimba ilmu dalam dunia fashion selama 6 tahun di Fleuri de la Porte dan Chambre Syndicate de la Couture dan sempat magang bersama Designer kelas dunia. Rancangan Eddy yang paling khas adalah bustier. Bustier yang dikenal membuat pemakainya merasa tersiksan dan tidak dapat bergerak bebas dirancang sedemikian rupa oleh Eddy sehingga membuat busana tersebut sangat ringan dan nyaman untuk digunakan. Bustier juga menjadi perekat utama dalam tampilan koleksi Eddy dari awal sampai akhir, nuansa ciri khas gaya glamor dan bentuk kokoh gaun tanpa mengorbankan sisi anggun serta menunjukan kelebihan bentuk tubuh si pemakai.

Sign Up

Check The Latest Updates, Article & Schedule For JFFF!