2017 Fashion Icon

Rinaldy A. Yunardi Tokoh Perancang Aksesoris Indonesia

Rinaldy yunardi adalah sosok  designer aksesori Indonesia yang telah mencapai prestasi tingkat internasional. Kerja kerasnya dimulai sejak 1996 dengan latar belakang kreativitas yang berasal dari gairah dan kecintaannya akan eksperimen desain menggunakan berbagai material dan jenis kerajinan, secara konsisten Ia mampu menghasilkan karya bernuansa teatrikal yang kaya akan detail pengerjaan tangan. Sejak tahun 2001 prestasinya kian menanjak tahun demi tahun hingga 2016 karyanya diikutsertakan dalam fashion show Victoria’s Secret di Paris, hingga akhirnya aksesoris buatannya  semakin terkenal  dan dikenakan oleh banyak selebriti luar negeri. Meskipun kliennya banyak yang bertitel selebriti, Ia tetap melayani pemesanan pribadi, keperluan konser, fashion show, hingga keperluan pernikahan.

Itang Yunasz: Tokoh Desainer yang Konsisten dalam Produksi Busana Massal

Itang Yunasz merupakan seorang desainer kawakan yang dikenal dengan rancangan bernuansa androgyny yang sukses mempopulerkan namanya di era 80-an. Di tahun 1980, Itang memutuskan untuk bertolak ke Roma Italia dan berkesempatan untuk mendalami karir sebagai perancang mode melalui program internship yang diberikan oleh label Haute Couture, Balestra Altaroma. Disinilah ia menggali potensi berbagai teknik couture yang sudah mahsyur sejak pertengahan abad ke-19. Setahun kemuadian Ia kembali dan mengabdikan rasa cinta pada Negeri dengan mewujudkan melalui konsistensi dalam menelurkan karya-karya terbaik selama 39 tahun berkarir di industri mode tanah air.

Baron: Tokoh Pengembang Tenun Ikat Sutera menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin

Baron Manansang dikenal sebagai sosok yang berjasa dibalik berkembangnya tenun Sutra di Indonesia. Berangkat dari ketertarikan akan benda antik dan kain tua Ia memutuskan untuk mendirikan sebuah label yang didedikasikan untuk kreasi kain garapannya, yang dinamakan Tenun Baron. Baron sendiri bahkan menelurkan dua struktur tenun baru yaitu Noni Tawangsari dan Elang Tawangsari berdasarkan nama kedua anak kandungnya. Seluruh rancangannya kemudian digarap menggunakan (ATBM) alat tenun bukan mesin.

Sign Up

Check The Latest Updates, Article & Schedule For JFFF!